Kenali 5 Pertolongan Pertama Pada Gejala Stroke Ringan

Ini dia pertolongan pertama pada gejala stroke ringan yang harus Anda lakukan. Serangan stroke ringan memang dapat terjadi secara tiba-tiba akibat terhambatnya suplai darah di sekitar otak.

Aliran darah yang seharusnya bisa membawa oksigen dan nutrisi ke otak menjadi tidak sampai sehingga otak tidak bisa berfungsi dengan baik.

Meskipun gejala stroke ringan pada umumnya bisa sembuh sendiri setelah beberapa waktu, akan lebih baik lagi jika orang yang mengetahui atau si penderita itu sendiri melakukan beberapa hal penting yang akan kita bahas berikut ini.

Pertolongan Pertama Pada Gejala Stroke Ringan

pertolongan pertama pada gejala stroke ringan 02

1. Panggil ambulans

Pertolongan pertama pada gejala stroke ringan adalah segera panggil ambulans agar bisa langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Meskipun serangan stroke ringan ini sudah berlalu, namun jangan sekali-kali anggap remeh karena masih bisa terjadi lagi.

Anda bisa menghubungi ambulans atau jika memungkinkan untuk berangkat sendiri, segera antarkan pasien tersebut ke rumah sakit terdekat (ICU). Usahakan orang yang terkena stroke supaya dalam kondisi tenang dan tidak panik agar kondisi tidak bertambah buruk.

2. Memastikan masih bisa bernafas

Seorang yang terkena stroke ringan bisa mengalami gangguan sesak nafas dan dapat membuat keadaan semakin parah. Apabila Anda adalah orang yang melihat penderita stroke ringan, segera lakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR).

Teknik CPR sebenarnya sangat mudah. Anda hanya perlu melakukan teknik pemijatan atau menekan pada bagian sekitar dada. Tujuannya sudah pasti agar si penderita bisa segera kembali bernapas normal.

Cara ini sangat efektif untuk menyelamatkan nyawa si penderita stroke ringan. Sebab jalur napas yang tadinya menyempit bisa lancar kembali berkat gerakan cepat dari orang-orang sekitar.

Selain dengan CPR, Anda juga bisa melakukan penanganan dini pada orang yang terkena serangan stroke dengan mengendurkan pakaian yang ketat.

Memang bukan cara utama, namun mengendurkan pakaian yang ketat setidaknya bisa membantu si penderita merasa lebih kenyamanan.

3. Jangan langsung beri makan dan minum

Serangan stroke ringan tidaklah sama dengan orang yang tersedak. Jadi jangan sekali-kali memberikan makanan dan minuman pada orang yang baru saja terkena stroke ringan.

Setidaknya tunggu hingga ada dokter yang bisa menolongnya dan memberikan instruksi lebih pasti. Sebab kita tidak tahu apakah si penderita stroke ringan tersebut nantinya akan kesulitan menelan makanan atau tidak.

4. Tidak membuat panik dan berbicara untuk menenangkan

Selagi menunggu ambulans atau tenaga kesehatan datang, jangan berperilaku atau mengatakan hal yang membuat penderita stroke merasa panik.

Buatlah situasi menjadi tenang dengan mengatakan hal positif, seperti “ambulans akan segera tiba, kamu akan segera mendapatkan pertolongan”.

5. Jangan menunda untuk dibawa ke rumah sakit

Setelah penderita stroke ringan mulai sadar, biasanya pihak keluarga atau si penderita itu sendiri sering kali menunda waktu untuk pergi ke rumah sakit.

Sebaiknya hindari keputusan fatal ini karena serangan susulan bisa terjadi kapan saja. Segera bawa ke rumah sakit ICU yang bisa menangani pasien stroke, 7 hari dalam 24 jam.

dr laser

Bagaimana Seseorang Dapat Terserang Stroke

Stroke bisa terjadi karena pasokan darah ke otak terhambat (Iskemik) atau disebabkan karena adanya pendarahan di area otak (Hemoragik).

Apapun penyebabnya, pertolongan pertama pada gejala stroke ringan itu sama, seperti yang dijelaskan di atas dan harus dilakukan dengan cepat, karena setiap detik sangat berpengaruh untuk keselamatan dan kesembuhan penderita stroke.

Penyakit stroke bisa disebut juga dengan serangan otak. Apabila penderita stroke ringan tidak segera mendapatkan perawatan, maka akan semakin banyak kerusakan yang terjadi di otak.

Kenali Gejala Stroke Yang Umum Terlihat

pertolongan pertama pada gejala stroke ringan 03

Bagi kita yang awam tentang penyakit stroke memang akan sangat sulit untuk mengenali gejala stroke. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan Tes Cepat untuk mengetahui apakah ada anggota keluarga atau kerabat Anda yang memiliki gejala stroke. Berikut penjelasannya.

  • Perhatikan Wajah

Apakah setengah wajah ada yang mengalami penurunan. Lebih mudahnya minta mereka untuk tersenyum. Jika satu sisi wajah tidak terangkat, itu merupakan gejala stroke.

  • Angkat Tangan

Anda bisa menginstruksikan mereka untuk mencoba mengangkat kedua tangannya dan perhatikan apakah mereka kesulitan mengangkat tangan atau tidak.

  • Bicara

Cara mudah untuk mengetahui gejala stroke adalah dengan memperhatikan bicara mereka. Apabila ada keluarga atau kerabat yang sebelumnya lancar berbicara, kemudian Anda menemukan keanehan dari cara mereka berbicara, tanpa disadari itu bisa jadi gejala stroke.

  • Waktu

Apabila Anda menemukan gejala dari Tes Cepat yang dilakukan, segera hubungi ambulans atau bawa mereka ke rumah sakit terdekat, supaya segera mendapatkan pertolongan pertama pada gejala stroke ringan.

Gejala stroke lainnya mungkin sama seperti penyakit pada umumnya seperti pusing, sakit kepala dan penglihatan menjadi kurang jelas atau kabur.

Cara Mencegah Stroke Susulan

Jika sudah terkena serangan stroke pertama meskipun sudah kembali normal, maka itu tandanya Anda sudah harus lebih berhati-hati lagi.

Segera jalankan hidup yang sehat, mulai dari konsumsi makanan sehat, rajin olahraga, dan istirahat cukup. Cara ini efektif membuat pembuluh darah Anda bisa kembali bersih sehingga bisa mencegah terjadinya stroke susulan.

Segera berhenti makan makanan yang mengandung LDL tinggi seperti sate kambing, serta daging merah yang mengandung tinggi lemak.

Sebagai gantinya Anda bisa mengkonsumsi buah-buah dan sayur-sayuran setiap hari! Meningkatkan olahraga juga sangat efektif sekali membakar lemak yang mengendap dalam tubuh Anda sehingga mengurangi risiko serangan stroke berulang.

Gunakan Dr Laser

Dr Laser disarankan untuk digunakan oleh penderita stroke, guna membantu mempercepat proses pemulihan pasien stroke serta mencegah terjadinya stroke berulang.

Dr Laser menggunakan teknologi sinar Low Level Laser dengan panjang gelombang 650nm. Dr Laser membuat proses pemulihan stroke lebih cepat dengan cara membantu menguraikan trombus (gumpalan darah) yang merupakan penyebab stroke, serta mengencerkan darah sehingga trombus tidak terbentuk lagi.

Untuk informasi lebih lengkapnya mengenai Dr Laser silahkan klik banner di bawah ini.

dr laser

Referensi :

Healthline. First Aid for Stroke. Di akses pada 29 November 2021.

Penn Medicine. If Someone is Having a Stroke: 3 Things To Do and 3 Things Not To Do. Di akses pada 29 November 2021.